KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)
PENDAHULUAN
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Termasuk ragam flora dan fauna yang tersebar diseluruh wilayah. Secara umum dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia yang strategis. Persebaran flora dan fauna di bagi menjadi 3 wilayah yaitu, Indonesia bagian timur (Australis), Indoneisa bagian tengah (Peralihan), dan Indonesia bagian barat (Asiatis). Perlu diketahui di Indonesia ini rendah akan sumber daya manusia jadi perlu kita sadari akan pentingnya kelestarian pada kekayaan alam.
Kali ini saya akan membahas salah satu hewan endemik yang berada di wilayah Indonesia bagian barat tepatnya di Pulau Sumatera yaitu Badak Sumatera. Karena hewan ini termasuk dalam klasifikasi hewan kritis yang terancam punah. Badak ini adalah satu – satunya badak Asia yang memilki dua cula. Badak Sumatera adalah badak yang memilki ukuran terkecil daripada semua subspesies badak di dunia.
ISI
Akhir akhir ini banyak hewan langka yang ada di Indonesia terancam punah. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti faktor internal maupun faktor eksternal. Termasuk Badak Sumatera, hewan ini sudah dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah. Badak ini merupakan satu dari lima jenis spesies badak yang masih mampu bertahan hidup selain jenis badak yang lainnya, seperti Badak Jawa, Badak India, Badak Hitam Afrika, dan Badak Putih Afrika. Tak heran jika saat ini kita jarang menjumpai hewan ini ada di wilayah Indonesia. Badak Sumatera merupakan salah satu hewan yang ada Indonesia khususnya menjadi hewan khas di Pulau Sumatera yang masih dilindungi. Di Dunia, jenis badak ini tergolong hewan yang paling kecil dibandingkan dengan subspesies yang lainnya. Selain itu badak ini satu satunya badak yang memiliki cula dua dan kulitnya ditutupi oleh rambut.
Ciri ciri hewan ini mempunyai telinga besar, kulit berwarna coklat keabu-abuan atau kemerahan sebagian besar ditutupi oleh rambut dan kerut disekitar matanya. Panjang cula depan biasanya antara 25 – 80 cm, sedangkan cula belakang biasanya relatif lebih pendek dan tidak lebih dari 10 cm. Pada saat badak Sumatera ini baru lahir hingga dewasa kulitnya ditutupi oleh rambut lebat yang berwarna coklat kemerahan. Semakin tumbuh dewasa semakin jarang pula rambutnya dan mulai berubah menjadi warna hitam. Panjang tubuh saat dewasa antara 2 – 3 meter dan tinggi 1 – 1,5 meter. Berat badannya antara 600 – 950 kg.
Badak Sumatera adalah hewan penjelajah dan pemakan buah - buahan, ranting – rantingan, daun- daunan, dan kulit kayu. Pada umumnya jenis badak ini sangat menyukai hutan dengan vegetasi tumbuhan yang lebat. Namun kita sering menjumpai hewan ini berada di sekitar hutan rawa, daerah tergenang diatas permukaan laut, dataran rendah, dan perbukitan. Mereka lebih menyukai di daerah dataran rendah yang mana banyak terdapat sumber makanan yang tumbuh rendah dan cepat digapai. Mereka juga lebih suka menyendiri ( soliter ). Sebenarnya hewan ini dapat bertahan hidup dimana saja asalkan banyak sumber makanan, air yang mencukupi, tempat untuk berteduh, dan lebih menyukai hutan yang lebat. Pada saat cuaca cerah mereka sering turun ke daerah dataran rendah untuk mencari tempat yang kering. Namun, pada saat cuaca panas mereka berada di hutan hutan ataupun di daerah berair seperti air terjun.
Pada zaman dahulu penyebaran Badak di Dunia tergolong luas. Yaitu tersebar di daerah Kalimantan, Sumatera, Semenanjung Malaysia, Burma, Kamboja, dan Vietnam. Namun terlalu seringnya kejadian pemburuan liar yang terus menerus menyebabkan persebaran hewan ini semakin sempit. Beberapa tahun belakangan ini kita jarang menjumpai hewan ini. Tidak tau keberadaanya dimana. Populasi Badak Sumatera di habitat hutan alaminya diperkirakan kurang dari 200 ekor. Sebagian besar di kawasan Sumatera. Jika di Indonesia persebaran Badak Sumatera ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, dan Taman Nasional Way Kambas.
PENUTUP
Di Indonesia banyak ragam fauna yang harus dilindungi. Untuk menjaga kelestarian suatu ekosistem perlu diadakan pelestarian dan perlindungan terhadap hewan – hewan langka yang ada di Indonesia. Karena belakangan ini sering terdengar kasus tentang pemburuan liar. Bukan hanya pada Badak Sumatera saja, namun juga pada satwa yang lainnya. Sehingga dapat mengakibatkan populasi hewan – hewan tersebut semakin kecil. Mungkin ini menjadi salah satu ancaman bagi Badak Sumatera. Karena rusaknya suatu habitat yang terus diiringi dengan aktivitas manusia yang tidak sadar akan hukum menyebabkan terdesaknya populasi bagi Badak Sumatera. Hal ini juga mendorong aktivitas badak untuk keluar dari habitatnya dan menuju ladang penduduk untuk mencari makanan. Agar satwa ini tetap dapat bertahan hidup mungkin dapat dilakukan dengan upaya seperti menyelamatkan habitatnya, memberhentikan perdagangan cula badak atau bagian badak lainnya. Karena sering orang memburu badak ini untuk diambil culanya atau bagian tubuh lainnya yang telah dipercayai sebagai obat tradisional. Saat ini dibutuhkan kesadaran manusia untuk melindungi semua jenis satwa. Agar semua satwa ini dapat bertahan hidup.
DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
BalasHapusdicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :) :* :*
Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
BalasHapusdimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||