BURUNG ENDEMIK PENGHUNI SULAWESI - AGUNG KURNIAWAN (066)


Sulawesi yakni pulau yang sebagai penyimpan kekayaan burung di Indonesia. Sejumlah 381 spesies burung endemik di indonesia, 115 spesies di antaranya hidup di Indonesia dan 96 spesies hanya ditemukan di Sulawesi Tengah. Jumlah ini jauh lebih banyak kalau di banding dengan jumlah burung endemik di pulau pulau lain di seluruh Indonesia. Selain itu, pulau Sulawesi juga memiliki burung yang spesifik dan khas, hal ini bisa dilihat dengan terdapatnya 14 gen endemik yang tinggal di pulau Sulawesi. Salah satu burung yang endemik dan terkenal adalah burung maleo.
Burung maleo merupakan salah satu burung endemik Sulawesi yang sangat unik dan banyak perhatian dan jenis satwa liar endemik Sulawesi yang langka. Penyebaran burung maleo yang tersebar di seluruh bagian sulawesi. Selain pemerintah indonesia, perhatian dunia internasional juga sangat besar keadaan populasi maleo yang semakin kritis sehingga  sekitar tahun 1990-an burung maleo yaitu salah satu jenis satwa yang terancam punah. Populasi burung ini terancam oleh pencuri telur dan pembuka lahan yang mengancam disekitar habitatnya. Burung ini hanya bisa hidup di dekat pantai yang pasirnya panas atau di pegunungan yang sumber airnya panas, sebab burung maleo akan menguburkan telurnya dalam pasir tersebut.
Panjang tubuh burung maleo kira kira 55cm, bagian kepalanya terdapat tonjolan seperti topi berwarna hitam. paruhnya besar dan runcing, berwarna hitam diujungnya merah kekuningan dan lehernya hampir tidak berbulu sehingga kelihatan warna keunguan. bulu di badannya berwarna hitam keunguan mengkilap, sedangkan bulu bulu pada dibagian perut biasanya berwarna putih agak kemerahan. Antara burung maleo jantan dan betina warnanya hampit sama, hanya ukuran badannya yang membedakan dan umumnya burung jantan berukuran lebih besar dibandingkan yang betina. burung maleo yaitu hewan yang berjalan seperti ayam, lebih banyak di darat dan tidak terbang seperti kebanyakan burung lain, berwarna hitam putih dan yang paling istimewa yaitu perilaku bertelurnya.
Burung maleo hidupnya berpasangan dan menetap di satu tempat. jika tempat tinggalnya terganggu, mereka akan berpindah ke tempat yang lebih aman lainnya dan terdapat banyak sumber pakan yang lebih mendukung. Habitat burung maleo biasanya dapat dijumpai di daerah pantai dan pegunungan. Mereka hidup di daerah pantai biasanya bertelur di area yang tidak lebar vegetasinya dan letaknya lebih tinggi dari garis pantai, di pantai yang pasirnya tidak padat dan jauh dari bebatuan. Di daerah pegunungan burung maleo bertelur ditempat terbuka, dekat sungai di hutan yang datarannya rendah. pada lokasi ini burung maleo memilih tempat yang tidak bervegetasi dan letaknya agak tinggi dari garis sungai yang berupa tanah datarberwarna hitam halus dan terus menerus mendapat cahaya dari sinar matahari.
Keberadaan dan penyebaran burung maleo di habitat bertelurnya erat hubungannya dengan faktor fisik yang membentuk habitat tersebut. Tanah yang  berpasir, temperatur, kelembaban dan vegetasi merupakan faktor fisik yang berperan dalam penentuan lokasi bertelurnya. Pemilihan tanah berpasir untuk tempat bertelur diduga berhubungan dengan temperature yang diperlukan telur pada masa inkubusi seperti halnya jenis burung lain. Temperatur dan kelembaban yang stabil ini ternyata dibentuk oleh lingkungan. disamping itu penyinaran dari sinar matahari dan tanah merupakan unsur penting untuk hal ini.
Selanjutnya populasi burung maleo yang bisa dijumpai pada suatu wilayah yang dapat segala kebutuhannya. kebutuhan dasar populasi adalah berlindung, berkembang biak, makan dan air serta pergerakan. Batas wilayah dan ukuran populasi satwa liar agak sulit untuk dikenali, karena selalu bergerak dan jumlahnya selalu berubah dari waktu ke waktu. Semakin kecil daya dukung habitatnya akan semakin luas batas-batas wilayah pergerakannya.. Hal utamayang menyebabkan menurunnya populasi burung maleo yaitu perambahan kawasan hutan dan pengambilan telur maleo yang dilakukan oleh manusia.
Demikian juga banyak ancaman yang akan dialami kehidupan maleo, bisa saja terjadi pencurian telur yang dilakukan manusia dan hewan buas lainnya. Suhu tanah atau cuaca yang berubah-ubah juga juga mengancam kehidupan maleo karena bisa merusak telur yang mengalami kebusukan. Begitu juga terancamnya habitat burung ini, tingginya kerusakan hutan dalam skala besar. Hutan di Indonesia pertahun bisa mencapai ribuan hektar yang mengalami kerusakan. Sehingga habitat burung maleo sangat terganggu dengan kerusakan hutan yang mengancam habitatnya.
Burung maleo merupakan satwa endemik Sulawesi, karena berbagai faktor yang menyebabkan burung ini termasuk satwa yang terancam punah. Pemerintah harus melakukan penanganan upaya pelestarian dan menjaga kelangsungan hidup populasi burung maleo, dengan cara bertindak dalam pelestarian dan pengawasan populasi burung ini. Yang tidak kalah pentingnya yakni kesadaran dan peran masyarakat untuk ikut serta dalam perlindungan dan pengawasan kelangsugan hidup burung maleo. Seharusnya pemerintah menegakkan peraturan hukum  dan memberikan lapangan pekerjaan  untuk masyarakat agar tidak menjadikan burung maleo dan telurnya untuk mata pencaharian mereka. Pemerintah setempat juga harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentignya menjaga populasi, pelestarian dan mencegah dari bahaya kepunahan dan ancaman pelanggarannya.

Komentar

  1. DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
    dicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :) :* :*

    BalasHapus
  2. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus
  3. Untuk mempermudah kamu bermain guys www.fanspoker.com menghadirkan 6 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
    dimana lagi kalau bukan di www.fanspoker.com
    WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)