HIDUPKU LEBIH PENTING DARI KEINDAHANKU - Titonio Dira M (064)


Hai.. Cenderawasih apa kabar dengan keindahanmu? Apakah masih melekat di dirimu? Apa lebih penting hidup mu dari pada keindahan mu. Agar tidak punah dari dunia yang kejam terhadapmu ini. Cenderawasih adalah hewan yang penuh dengan kecantikan pada bulunya. Banyak orang-orang yang memburu Cenderawasih diambil bulunya untuk berbagai macam kegunaan seperti hiasan,aksesoris pada tari-tarian. Terutama masyarakat di Papua sering memakai bulu Cenderawasih dalam pakaian dan adat mereka.
            Burung Cenderawasih adalah sejenis burungdalam mitologi. Burung ini disebut-sebut dalam kitab mistis Tajul muluk. Burung ini berasal dari surge dan selalu berdampingan dengan para wali. Kepalanya berwarna kuning keemasan dengan empat pasang sayap yang tiada taranya. Ada dua utas antena yang memanjang di ekornya.
Burung cenderawasih adalah salah satu burung yang menjadi ikon di Papua. Burung cenderawasih adalah burung yang sangat cantik, memiliki warna yg cerah dan ekor yang panjang. Burung cenderawasih terancam punah diambang yang kritis. Perubahan ekologi dan orientasi ekonomi masyarakat di Papua membawa ancaman yang sangat berat bagi burung icon Papua ini. Ancaman ancaman nya seperti rusaknya habitat dari ulah manusia manusia yang menebangi hutan secara liar dan juga ancaman perburuan liar yang bertujuan untuk diambil bulu cenderawasih digunakan untuh berupa hiasan rumah, aksesoris pakaian tari adat disekitar Papua. Staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua, saat memantau burung cenderawasih di ibu kota kabupaten paniai awal mei lalu, mengungkapkan populasi burung cenderawasih di papua menurun. Hasil penelitian terakhir pada awal bulan maret 2012 yang dilakukn oleh BKSDA Papua disalah satu lokasi habitat burung cenderawasih diketauhi setiap satu kilometer persegi hanya ditemukan sekitar2-3 ekor burung cenderawasih. Padahal pada tahun 2000-2005 masih bias ditemukan sekitar 10-15 ekor burung cenderawasih.
            Penurunan populasi burung cenderawasih ini bias disebab kan oleh pemekaran kabupaten kabupaten baru yang ada di papua, pembukaan jalan baru, rumah rumah penduduk, pembakaran hutan secara liar, kerusakan hutan, dan perburuan serta penangkapan liar untuk dijual belikan. Banyak burung cenderawasih dan sarang nya dirusak saat ada proyek pembukaan jalan baru, pemukiman baru, gedung kantor baru, dan tempat pertambangan.
            Perdagangan burung cenderawasih ini sangat banyak dilakukan oleh pemburu pemburu yang legal. Perjual belinya ini diakukan secara tertutup dan tersembunyi. Pemburu, penadah, dan penjual burung cenderawasih pun bervariasi ada yang dari Papua sendiri dan ada juga dari luar Papua, tetati kebanyakan dari luar pulau Papua. Pada ruas jalan Nabire-Enarotali, tepatnya di km 180, terpajang sekitar delapan ekor burung cenderawasih yang di awetkan. Burung burung cenderawasih yang diawetkan itu sengaja dipajang untuk diperjualkan yang gunanya untuk hiasan dinding dinding rumah.
            Sebanyak 43 jenis burung cenderawasih yang tersebar dari Australia hingga Papua dank e arah barat hingga pulau Maluku. Khusus di pulau Papua terdapat sekitar 38 jenis burung cenderawasih. Sebagian besar burung cenderawasih tersebar di daerah dataran tinggi, dan beberapa jenis lainnya terdapat di pulau pulau sekitar pulau Papua. Jeis jenis burung cenderawasih itu diantaranya burung cenderawasih jambul, burung cenderawasih ekor panjang, tetapi jenis jenis burung cenderawasih yang ini sudah sulit ditemukan dihutan pulau papua. Memang perkembangbiakan burung cenderawasih yang jenis ini tidak lah gampang dan tidak lah banyak. Burung cenderawasih sangatlah mudah stress, dalam satu sangkar biasanya hanya ditemukn 2-3 telur saja. Hampir tidak pernah menjumpai burung cenderawasih bertelur lebih dari 3 butir telur.
            Cara kawinnya pun tergolong unik, burung cenderawasih yang jantan harus melakukan percumbuan dulu agar bias dekat dengan indukannya. Diawali dengan menari nari memutari sang betina lalu meloncat loncat, dan dikuti dengan siulan siulan suara burung cenderawasih. Itu sebabnya burung cenderawasih digunakan buat icon Papua sebab burung ini disebut sebut burung dewata, ada juga yang menyebutnya burung dari surga.
            Secara umum , bulu burung cenderawasih bervariasa dari yang berwarna hitam pekat keseluruhannya sampai yang berwarna merah jingga, hijau kemilau, da nada juga yang berwarna kecoklatan. Biasanya manusia yang memburu burung cenderawasih untuk diambil bulunya itu burung cenderawasih yang jantan, sebab bulu burung cenderawasih jantan lebih indah, warnanya cerah, dan rumit. Seiring usilnya tangan manusia yang jail ini, bias jadi burung endemic pulau papua ini bakal tinggal nama saja seperti halnya burung jalak bali dan burung elang jawa.
            Andai saja di indonesia ini peraturannya diatur dengan bijak dan tegas, pasti makhluk hidup di Indonesia ini akan aman saja. Pada UU No 5/1990 tentang konservasi alam dan ekosistem bias ditegakkan niscaya nasib burung cenderawasih tidak akan seburuk saat ini, setidaknya masih banyak yang bias hidup. UU ini memberikan ancaman yang cukup berat yaitu kerungan penjara 20 tahun dan denda Rp.200 juta bagi yang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memelihara, memiliki, dan memperniagakan  satwa yang dilindungi baik keadaan hidup ataupun mati.

Komentar

  1. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)