INVENTARISASI PADA HUTAN - Fahmi Maulana Abdillah (058)


Pendahuluan
            Hutan adalah suatu hamparan luas yang luasnya lebih dari ¼  Ha, dan di dalamnya terdapat sebuah tegakan-tegakan serta flora dan fauna. Hutan di Indonesia merupakan hutan hujan tropis terluas di dunia dan ditempat-kan pada urutan kedua dalam tingkat keanekaragaman hayati yang memberikan manfaat berlipat ganda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada hutan tropis ditumbuhi oleh beberapa macam tumbuhan dan pepohonan. Pohon – pohon tersebut antaralain ialah Tectonagrandis (Jati), Pinus merkusi (Pinus), Shorea spp (Merati), dan masih banyak yang lain.
                Di Indonesia ada beberapa kawasan hutannya yang sangat luas, salah satunya ialah pulau Kalimantan. Hampir seluruh kawasan pulau Kalimantan, wilayahnya dikelilingi oleh hutan. Hutan di Kalimantan luasnya sekitar 40,8 juta hektar. Oleh sebab itu, pulaukalimantan disebutjuga paru – paru dunia. Di Indonesia sebagian besar hutannya masih murni dan didalamnya terdapat berbagai macam flora dan fauna yang langkah seperti burung enggang, orng hutan, dan beruang. Tetapi sebagian besar hutan di Indonesia telah di kelolah oleh perusahaan – perusahaan pengolahan hutan, sepert Sinar emas, Trisetya, Sumalindo, dan masih banyak yang lainnya. Perusahaan – perusahaan tersebut, biasanya membabat hutan yang masih murni menjadi hutan yang ditanami sendiri (HT), sesuai apa yang akan dikelolah oleh perusahaan tersebut. Tetapi, ada pun perusahaan yang langsung memanfaatkan hutan yang masih murni atau hutan alam (HA).
Isi
                Hutan memiliki banyak sumberdaya yang sangat banyak. Untuk mengetahui fakta mengenai sumberdaya hutan, maka perlu dilakukan invntarisasi hutan. Hal itu dilakukan agar para pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam (IUPHHK-HA) dan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) dapat mengetahui potensi hutan yang akan dikelolahnya, dan inventarisasi tersebut wajib dilakukan. Inventarisasi hutan sendiri merupakan kegiatan pengumpulan dan penyusunan data dan fakta mengenai sumber daya hutan untuk perencanaan pengolahan sumber daya tersebut (Heyyan Setiawan). Selain untuk mengetahui potensi yang dimiliki pada hutan, inventarisasi hutan juga untuk mendapatkan data yang akan diolah sebagai bahan prerencanaan dan perumusan kebijakasanaan strategis .
                Dalam melakasanaan inventarisasi hutan memiliki bebrbagai macam metode antaralain yaitu inventarisasi mengngginakan systematic sampling yang dilakukan pada hutan alam dan inventarisasi menggunakan kelas umur, yang dilakukan pada hutan tanaman. Dalam pelaksanaan inventarisasi hutan dengan systematic sampling, menggunakan bentuk persegi yang ukurannya 20 Km X 20 Km, dan bisa dirapatkan menjadi 10 Km X 10 Km dan 5 Km X 5 Km. Sedangkan pada sistem yang dilakukan pada hutan tanaman, menggunakan sistem kelas umur pada suatu tumbuhan. Selain systematic sampling dan menggunakan kelas umur masih ada metode inventarisasi yang lain, seperti  inventarisasi rotan, bambu, dan sagu yang menggunakan metode systematic strip.
                Dalam pelaksanaan inventarisasi hutan perlu melakukan beberapa tahap, seperti tahap persiapan. Dalam tahap persiapan kita menyiapkan peta-peta wilayah yang akan kita invent, rescoring dan evaluasi area, penyiapan alat, bahan dan penyiapan tenaga kerja. Dalam penyiapan jumlah tenaga kerja, dilakukan sesuai luas wilayah yang akan invent. Setelah melakukan tahap persiapan, selanjutnya dapat melakukan pelaksanaan lapangan. Pada tahap pelaksanaan lapaang, pertama yang kita lakukan ialah pencarian titik ikat atau titik awal wilayah yang akan di invent. Setalah ketemu titik ikatnya dilanjutkan dengan dengan pembuatan jalur serta pengumpulan data pohon, tumbuhan, fauna, maupun data penunjang. Setelah data-data hasil lapangan terkumpul, dilakukan pengolahan data dan analisis data. Dari data yang telah dikelolah dan di analisis, data tersebut dilaporkan ke kantor pusat, dari kantor data tersebut dikelolah lagi sebagai bahan perencanaan dan perumusan kebijaksanaan strategi jangka panjang, jangka menengah, dan operasional jangka pendek sesuai dengan tingkat inventarisasi yang akan dilaksanakan selanjutnya.
Penutup / kesimpulan
            Inventarisasi hutan merupakan kegiatan pengumpulan data yang bertujuan untuk mengatahui potensi hutan dan mendapatkan data yang akan dikelolah sebagai bahan perencanaan dan perumusan kebijaksanaan strategi. Inventarisasi hutan memiliki beberapa metode, yaitu metode systematic sampling, menurut kelas umur, dan systematic strip sampling. Pada pelakasnaan inventarisasi ada beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan lapangan, pengolahan data, analisis data, dan pelaporan.

Komentar

  1. AYO Bergabung Bersama AJOQQ | Menawarkan Berbagai Jenis Permainan Menarik.
    1 ID untuk 8 Permainan:
    -Poker,
    -Domino,
    -Capsa Susun,
    -BandarQ,
    -AduQ,
    -Bandar Poker,
    -Sakong,
    -Bandar66 ( NEW GAME!! )
    Dapatkan Berbagai Bonus Menarik..!!
    PROMO MENARIK
    - Minimal Deposit dan Withdraw hanya 15 rb Proses Aman & cepat
    - 100% murni Player vs Player ( NO ROBOT )
    Pin BB: 58cd292c
    website : AJOPK.ORG

    BalasHapus
  2. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)