RAWATLAH AKU DENGAN BAIKMAKA AKU AKAN MEMBERIKAN BANYAK HADIAH UNTUKMU - Sukmawati (047)


Indonesia merupakan negara dengan luas hutan kurang lebih 133 ha yang mencakup kawasan suaka alam, hutan lindung, dan hutan produk. Dengan luas hutan tersebut terdapat berbagai macam pepohonan yang memiliki banyak manfaat nilai baik secara ekonomis,ekologis, dan sosial.
Berdasarkan hal tersebut hutan di indonesia dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis hutan menurut kategori tertentu. Jenis hutan berdasarkan ketinggian tempat, jenis hutan berdasarkan musim, jenis hutan berdasarkan struktur, dan jenis hutan berdasarkan pohon.
Hal yang paling  memudahkan kita untuk mengetahui dan membedakan jenis hutan adalah hutan menurut jenis pohonnya, misalnya hutan bambu, hutan pinus hutan cemara, hutan jati dan masih banyak yang lain. Dalam hal ini akan dibahas mengenai pohon jati atau kayu jati.  
Siapa yang tidak kenal atau tidak tahu pohon yang memiliki mutu tinggi, pohon yang besar, berbatang lurus, serta dapat tumbuh tinggi menjulang mencapai sekitar 30 hingga 40 meter. Dia adalah pohon jati dengan nama ilmiah Tectona Gandis. Dimana kayunya banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan terkenal sebagai kayu nomor satu.
Tanaman jati merupakan salah satu tanaman yang dapat berkembang baik di indonesia. Sebab tanaman jati dapat tumbuh di daerah yang mempunyai curah hujan antara 1.500 hingga 2.000mm per tahun dengan suhu antara 27o hingga 36o Celcius. Serta lokasi atau tempat yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman jati adalah tempat atau lokasi yang tanahnya mengandung pH 4,5 hingga 7 serta tanah atau lokasi tersebut tidak terdapat genangan air atau dapat dibanjiri air.
Kayu jati merupakan kayu yang memiliki begitu banyak keunggulan. Salah satu keunggulan yang dimiliki kayu jati kenapa banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan mebel atau furniture, kaca mata, peralatan dapur, meja, kursi, bahkan dimanfaatkan sebagai bahan bantalan kereta api karena kayu jati memiliki zat minyak alami yang tidak disukai rayap dan serangga lainnya, sehingga membuat mebel dan alat-alat yang lain terbuat dari kayu jati tahan lama, tidak mudah rusak, kuat, serta awet.
Karena kualitasnya ini menyebabkan kayu jati memiliki harga yang sangat mahal, apalagi jika ukuran kayu jati yang dibuat untuk mebel atau furniture besar, maka harganya pun bisa sampai pulahan juta bahkan ratusan juta rupiah.
Di Jawa Tengah tepatnya di daerah Randublatung yang memiliki hutan tanaman jati yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai penghasil rupiah, mulai dari daunnya yang dimanfaatkan sebagai pembungkus nasi dan tempe sedangkan akarnya dimanfaatkankan sebagai produk mebel yang memiliki daya jual yang tinggi (menurut Bloranews.com).
Adapun pemanfaatan akar dan daun tanaman jati yang bukan hanya dijadikan sebagai bahan mebel tetapi dimanfaatkan sebagai obat. Daunnya dimanfaatkan sebagai obat kolesterol, obat kolera, dan obat diet.
         Dengan  adanya banyak  manfaat dari kayu  jati, banyak  masyarakat indonesia yang  menggunakan atau  memanfaatkan kayu  jati  tersebut  sebagai  bahan  mata  pencaharian . Contohnya  seperti dicantumkan diatas sebagai  bahan  mebel.
Masyarakat  yang  mempunyai banyak inovasi dapat membuat kayu jati menjadi berbagai macam pajangan atau hiasan kemudian bahan limbah yang dihasilkan dari hasil produksi kayu jati tidak dibuang percuma tetapi dapat dibuat atau dimanfaatkan menjadi semacam pernak-pernik, bingkai foto, dan bahkan dibuat menjadi hiasan meja yang sangat indah sehingga menghasilkan daya jual yang tinggi. Dengan adanya pemanfaatan kayu jati, masyarakat  mampu meningkatkan penghasilan dalam nilai ekonomis.
Sebagai tanaman pohon yang memiliki daya jual yang tinggi dan memiliki banyak keunggulan maka tanaman jati harus dikelola dengan baik. Di randublatung hutan tanaman jati yang dikelola oleh perum perhutani selalu relatif aman dalam berbagai keadaan termasuk keadaan yang relatif aman, selalu memiliki resiko kerusakan yang menyebabkan menurunnya kualitas kelas hutan produktif ke arah tidak produktif (menurut jurnal ilmu kehutanan, 2013).
Pohon jati yang dikelola oleh perum perhutani yang dikenal dengan jati hutan biasanya memiliki kualitas yang paling baik. Dimana kebanyakan digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Sedangkan jenis kayu yang biasa dikenal dengan jati rakyat memiliki kualitas dibawah jati hutan yang digunakan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal dan nasional.
Pohon jati juga termasuk pohon yang memiliki umur yang panjang jika ditanam di tempat atau lokasi tanah yang tepat dengan kebutuhan kayu jati, jadi kayu jati bisa dijadikan sebuah investasi yang sangat besar.
Jika menanam pohon jati mulai sekarang maka beberapa tahun yang akan datang bahkan puluhan tahun yang akan datang sudah bisa dipanen. Kemudian pohon yang belum dipanen dapat diwariskan kepada anak cucu. Selain dapat diwariskan kepada anak cucu, biasanya kayu jati mempunyai harga semakin lama semakin mahal seperti halnya tanah, sehingga bisa dikategorikan kayu jati sebagai harta yang paling berharga.


Komentar

  1. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)