SELAMATKAN MANGROVE KU! - Alfira Veronica (054)


PENDAHULUAN
          Belakangan ini banyak masalah yang disebabkan oleh antropogenik. Antropogenik merupakan istilah untuk menyatakan segala yang terjadi di alam karena campur tangan atau aktivitas manusia. Sangat disayangkan manusia yang seharusnya menjaga dan melestarikan lingkungan malah merusaknya. Kerusakan lingkungan yang terjadi terus-menerus lama kelamaan akan mempengaruhi kestabilan lingkungan atau ekosistem.
          Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang Hutan Mangrove atau Hutan Bakau. Hutan-hutan bakau tersebar luas terutama di sekeliling khatulistiwa di wilayah tropis dan sedikit di sub tropis. Hutan Mangrove sering disebut Hutan Bakau atau Hutan Payau, disebut Hutan Bakau karena sebagian besar vegetasinya merupakan jenis bakau dan disebut Hutan Payau karena hutannya tumbuh diatas tanah yang selalu tergenang air, baik air laut, rawa ataupun muara sungai.

ISI
          Hutan Mangrove adalah suatu komunitas atau suatu individu jenis tumbuhan di daerah pasang surut. Hutan Mangrove secara alami dipengaruhi oleh pasang surut air laut, tergenang pada saat air pasang dan bebas genangan pada saat air surut. Ekosistem Mangrove merupakan suatu sistem yang terdiri dari lingkungan biotik dan abiotik yang saling berketergantungan dan berinteraksi di dalam suatu habitat mangrove.
          Hutan Mangrove berada diantara lautan dan daratan, keberadaan hutan mangrove ini sangat rentan terhadap timbulnya kerusakan akibat kegiatan manusia yang tidak terbatas. Perencanaan adalah salah satu langkah awal yang dapat dilakukan dalam pengelolaan hutan secara lestari yang harusnya dilakukan oleh pihak yang bersangkutan dengan hutan Mangrove. Namun pengelolaan hutan secara lestari seharusnya juga dilakukan oleh masyarakat atau warga sekitar yang ikut bergantung dengan hutan mangrove.
          Hutan Mangrove memiliki 3 fungsi utama bagi kelestarian sumber daya, yaitu: (1)Fungsi fisik, secara fisik mangrove menjaga dan melestarikan garis pantai dan juga tepian sungai, serta melindungi pantai dari erosi. (2)Fungsi biologis, sebagai tempat mencari makan organisme seperti ikan dan udang, tempat berkembang biak, penghasil zat hara yang cukup tinggi, dan habitat berbagai satwa liar seperti reptilia, mamalia dan lain-lain. (3)Fungsi ekonomi, kawasan mangrove berpotensi sebagai tempat rekreasi, lahan pertambakan, penghasil devisa dengan produk bahan baku industri.
          Selain itu, secara khusus hutan mangrove juga berguna sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah, mempercepat perluasan lahan, mengolah limbah organik dan lainnya. Setiap saat pantai akan terancam abrasi akibat arus dan gelombang yang selalu bergerak. Tanpa adanya Hutan Mangrove, sangat besar kemungkinan pinggir pantai akan terkikis oleh arus dan gelombang yang terus menerpanya.
          Hutan Mangrove Indonesia menyimpan lima kali karbon lebih banyak per hektare, dibanding hutan tropis dataran tinggi. Mangrove Indonesia juga menyimpan 3,14 miliar metrik ton karbon (PgC). Sedangkan bagian bawah ekosistem menyimpan karbon sebesar: 78% karbon dalam tanah, 20% karbon di pohon hidup, akar atau biomassa, dan 2% di pohon mati atau tumbang. Berdasarkan informasi dari Center For Internasional Forestry Research (CIFOR) disebutkan sekitar 3 juta hektare hutan mangrove tumbuh di sepanjang 95.000 kilometer di pesisir Indonesia.
          Kerusakan Hutan Mangrove di Indonesia mencapai 70% yaitu: 48% rusak sedang dan 22% rusak berat. Sebagian besar kerusakan hutan mangrove di Indonesia diakibatkan oleh ulah manusia, baik berupa konversi mangrove menjadi pemanfaatan lain seperti pemukiman, industri, rekreasi dan sebagainya.

PENUTUP
          Ekosistem mangrove memiliki peran yang penting bagi kehidupan makhluk hidup. Bila keseimbangan ekosistem Hutan Mangrove terganggu atau secara sengaja dirusak, maka akan secara langsung pula berdampak pada kelangsungan hidup makhluk hidup itu sendiri, baik manusia, tumbuhan maupun hewan karena beberapa makhluk hidup bergantung pada ekosistem Hutan Mangrove.
          Dan apabila, ekosistem Hutan Mangrove terganggu maka secara tidak langsung juga akan berdampak pada ekosistem yang lainnya karena ekosistem yang satu dengan lainnya memiliki keterikatan dan ketergantungan satu sama lain. Disamping itu, flora dan fauna yang hidup dalam ekosistem itu dapat terganggu pertumbuhan dan perkembangannya dan yang lebih parahnya lagi flora dan fauna tersebut dapat punah. Bila hal semacam itu terjadi, maka manusia pun akan merasakan dampaknya sendiri.
          Oleh karena itu perlu adanya solusi untuk penanggulangan masalah yang selama ini terjadi pada hutan mangrove. Solusi tersebut diantaranya yakni; 1) perlu adanya lahan konservasi terhadap hutan mangrove dalam rangka penjagaan dan pelestarian hutan agar fungsi-fungsi mangrove dapat dioptimalkan sebaik mungkin. 2) melakukan reboisasi atau penanaman kembali terhadap hutan mangrove yang telah rusak. Dalam hal ini perlu adanya keterlibatan antara pemerintah dan warga secara teknis dalam pelaksanaan reboisasi. 3) Perlu adanya manajemen tata ruang yang baik terhadap wilayah pesisir pantai berhutan mangrove, sehingga dapat berpotensi ekonomis dalam hal pariwisata. Provit yang diperoleh dari wisata alam ini dapat digunakan untuk keterbutuhan pelestarian mangrove. 4) perlu adanya penyuluhan dalam rangka memahamkan masyarakat terhadap pentingnya kelestarian hutan mangrove bagi lingkungan hidup. 5) Sanksi hukum yang tegas terhadap siapapun yang merusak kelestarian hutan mangrove.

Komentar

  1. AYO Bergabung Bersama AJOQQ | Menawarkan Berbagai Jenis Permainan Menarik.
    1 ID untuk 8 Permainan:
    -Poker,
    -Domino,
    -Capsa Susun,
    -BandarQ,
    -AduQ,
    -Bandar Poker,
    -Sakong,
    -Bandar66 ( NEW GAME!! )
    Dapatkan Berbagai Bonus Menarik..!!
    PROMO MENARIK
    - Minimal Deposit dan Withdraw hanya 15 rb Proses Aman & cepat
    - 100% murni Player vs Player ( NO ROBOT )
    Pin BB: 58cd292c
    website : AJOPK.ORG

    BalasHapus
  2. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)