TSUNAMI JADI PRIORITAS - NUR INANGDA SYAIN (070)


Di Indonesia saat ini bencana alam terjadi dimana-mana. Diantaranya bencana tsunami yang baru terjadi di Palu dan Selat Sunda (Banten). Kita tahu fenomena ini sangat banyak merugikan masyarakat setempat. Keadaan ini semakin membuat masyarakat semakin takut dan cemas.
Penyelesaian bencana tsunami di Palu saja belum selesai terjadi lagi tsunami di Selat Sunda (Banten). Bencana tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia khususnya masyrakat Banten. Pada hari Selasa (25/12/2018), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal mencapai angka 429 orang. Dari data tersebut masih banyak warga yang belum diketahui keberadaanya dan masih dilakukan pencarian. Pada hari selanjutnya korban meninggal bertambah menjadi 430 orang. Selain itu, korban luka-luka tercatat 1.495, 21.991 orang mengungsi dan 159 orang hilang dan masih dalam pencarian.
Perlu kita ketahui bahwa bencana tsunami terjadi karena adanya gempa bumi atau gempa laut, lalu apa penyebab sebenarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.menduga ada dua peristiwa yang memungkinkan menjadi pemicu gelombang tsunami di sekitar selat Sunda. yakni aktifitas gunung anak Krakatau dan gelombang tinggi akibat faktor cuaca. Menurut Volkanolog ITB Dr Mirzam Abduracham dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau terus meningkat, lebih dari 400 letusan terjadi dalam beberapa bulan terakhir  terjadi.
Ada 4 mekanisme penyebab terjadinya tsunami. Pertama, kolapnya kolam air akibat letusan gunung api yang berada di laut. Kedua, pembentukan kaldera akibat letusan besar gunung api di laut menyebabkan perubahan kesetimbangan volume air secara tiba-tiba. Ketiga, material gunung api yang longsor bisa memicu perubahan volume air di sekitarnya. Terakhir, disebabkan oleh wedus gembel yang turun menuruni lereng dengan kecepatan tinggi saat letusan terjadi, bisa mendorong muka air jika gunung tersebut berada di atau dekat pantai. 
Untuk menanggulangi bencana tsunami pemerintah dan masyrakat harus bekerja sama. Misalnya, dengan melakukan mitigasi pengurangan resiko gempa dan tsunami secara bertahap dan dimulai dari yang kecil di sekitar kita. Diantaranya, menyusun rencana jalur evakuasi saat terjadi gempa, memperhatikan gelombang air laut pada saat gempa dan mempersiapkan alarm peringatan tsunami. Jika terjadi hal yang bisa dilakukan adalah bergerak kearah jalur evakuasi yang jauh dari pantai, naik ketempat yang lebih tinggi, apabila kita terhanyut maka carilah benda yang dapat terapung dan jangan meminum air laut.
Jika merujuk pada kejadian sebelumnya, tampak sekali bahwa nilai-nilai kegotong royongan, kebersamaan, kedermawanan dan empati sosial masih terjaga. semua elemen masyarakat seperti tanpa komando melakukan aksi kemanusiaan. Dengan tanpa pamrih mereka menyumbangkan apa pun yang dimiliki untuk meringankan saudaranya yang tertimpah musibah. Kita juga menyaksikan relawan dari ormas turun langsung membantu korban bencana.
Berbagai kelompok mahasiswa mengumpulkan bantuan dari sumbangan pengguna jalan. Bahkan siswa dari sekolah juga turut menyumbang dengan tulus dan mendistribusikan berbagai kebutuhan korban. Reaksi spontan berbagai elemen masyarakat memunjukan betapa budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa tidak tergerus oleh zaman. Bencana alam juga menjadi media kampanye partai politik untuk mendapatkan suara.
Sebagai makhluk yang beriman kita harus selalu sabar dan tabah dalam menjalani ujian dari Allah SWT. Karena tsunami merupakan fenomena alam yang kita tidak tahu kapan terjadi karena  penyebab tsunami itu sendiri bukan berasal dari ulah manusia. Dan kita harus selalu waspada dalam menyikapi berbagai bencana.

Komentar

  1. DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
    dicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :) :* :*

    BalasHapus
  2. Promo Fans^^poker :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN HUTAN DI INDONESIA - ANGGI MAULANA BAGUS SYAHPUTRA (075)

KEMBALIKAN HABITATKU - SINTA AVILA R (049)

PENGELOLAHAN HASIL HUTAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN - YOGI ANDRIAS APRIWANTO (067)